Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah memantapkan rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) rujukan di Pulau Sumbawa, yang akan dimulai awal tahun 2009.
"Rapat koordinasi ini bagian dari upaya memantapkan rencana pembangunan RS rujukan di Pulau Sumbawa itu," kata Kabag Humas Setda NTB, Andi Hadiyanto, di sela-sela rapat koordinasi jajaran Pemerintah Provinsi NTB, di Mataram, Sabtu.
Ia mengatakan, rencana pembangunan RS rujukan itu merupakan bagian dari program prioritas Gubernur NTB, KH M Zainul Majdi dan wakilnya, Badrul Munir, yakni meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkeadilan, terjangkau dan berkualitas.
Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2008-2013 itu telah berkomitmen untuk merealisasikan rencana tersebut di tahun anggaran 2009.
"Sebenarnya, rencana pembangunan RS rujukan di Pulau Sumbawa itu sudah diwacanakan sejak tahun 2004 lalu, namun baru sekarang ditindaklanjuti dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan penganggaran," ujarnya.
Menurut dia, keberadaan RS rujukan di Pulau Sumbawa sangat penting karena sejauh ini pasien yang membutuhkan penanganan medis secara prima terpusat di RSUD Mataram yang ada di Pulau Lombok.
Pasien rujukan dari RS di pulau Sumbawa harus dikirim ke Pulau Lombok sehingga memberatkan pasien dan sanak keluarganya.
"Kalau ada RS rujukan di Pulau Sumbawa maka masyarakat dari lima kabupaten/kota di pulau itu tidak harus bergantung pada RSU Mataram jika membutuhkan penanganan medis pada tingkatan tertentu," ujarnya.
Hadiyanto menambahkan, Wakil Gubernur NTB, Badrul Munir, telah menyampaikan rencana pembangunan RS rujukan di Pulau Sumbawa itu ketika melakukan kunjungan kerja di lima kabupaten/kota di Pulau Sumbawa, pada pertengahan Oktober lalu.
Bahkan, pembahasan awal dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pimpinan DPRD Sumbawa serta masyarakat Sumbawa sempat dilakukan saat kunjungan kerja itu.
"Antusias berbagai pihak di Sumbawa dalam menyambut rencana pembangunan RS rujukan itu cukup nyata, saat berdialog dengan Wakil Gubernur di Ruang Sidang Lantai III Kantor Bupati Sumbawa," ujarnya.
Diakuinya, hingga kini Pemerintah Provinsi NTB belum menetapkan lokasi pembangunan RS rujukan itu karena masih harus dikaji dari berbagai aspek.
Namun, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menghendaki RSU Sumbawa yang terletak di Kilometer 5 jalan jurusan Sumbawa-Bima dikembangkan menjadi RS rujukan.
"Rapat koordinasi ini bagian dari upaya memantapkan rencana pembangunan RS rujukan di Pulau Sumbawa itu," kata Kabag Humas Setda NTB, Andi Hadiyanto, di sela-sela rapat koordinasi jajaran Pemerintah Provinsi NTB, di Mataram, Sabtu.
Ia mengatakan, rencana pembangunan RS rujukan itu merupakan bagian dari program prioritas Gubernur NTB, KH M Zainul Majdi dan wakilnya, Badrul Munir, yakni meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkeadilan, terjangkau dan berkualitas.
Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2008-2013 itu telah berkomitmen untuk merealisasikan rencana tersebut di tahun anggaran 2009.
"Sebenarnya, rencana pembangunan RS rujukan di Pulau Sumbawa itu sudah diwacanakan sejak tahun 2004 lalu, namun baru sekarang ditindaklanjuti dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan penganggaran," ujarnya.
Menurut dia, keberadaan RS rujukan di Pulau Sumbawa sangat penting karena sejauh ini pasien yang membutuhkan penanganan medis secara prima terpusat di RSUD Mataram yang ada di Pulau Lombok.
Pasien rujukan dari RS di pulau Sumbawa harus dikirim ke Pulau Lombok sehingga memberatkan pasien dan sanak keluarganya.
"Kalau ada RS rujukan di Pulau Sumbawa maka masyarakat dari lima kabupaten/kota di pulau itu tidak harus bergantung pada RSU Mataram jika membutuhkan penanganan medis pada tingkatan tertentu," ujarnya.
Hadiyanto menambahkan, Wakil Gubernur NTB, Badrul Munir, telah menyampaikan rencana pembangunan RS rujukan di Pulau Sumbawa itu ketika melakukan kunjungan kerja di lima kabupaten/kota di Pulau Sumbawa, pada pertengahan Oktober lalu.
Bahkan, pembahasan awal dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pimpinan DPRD Sumbawa serta masyarakat Sumbawa sempat dilakukan saat kunjungan kerja itu.
"Antusias berbagai pihak di Sumbawa dalam menyambut rencana pembangunan RS rujukan itu cukup nyata, saat berdialog dengan Wakil Gubernur di Ruang Sidang Lantai III Kantor Bupati Sumbawa," ujarnya.
Diakuinya, hingga kini Pemerintah Provinsi NTB belum menetapkan lokasi pembangunan RS rujukan itu karena masih harus dikaji dari berbagai aspek.
Namun, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menghendaki RSU Sumbawa yang terletak di Kilometer 5 jalan jurusan Sumbawa-Bima dikembangkan menjadi RS rujukan.
Tags:
Rumah Sakit