PROBLEM seksual ternyata menjadi hal yang terbilang lumrah di kalangan para wanita Amerika Serikat. Suatu laporan riset terbaru menyebutkan, hampir 40 persen wanita di Negeri Paman Sam tersebut mengalami problem seksual, tetapi hanya sekitar 12 persen yang merasa tertekan dengan gangguan tersebut.
Angka yang dirilis adalah hasil penelitian yang dipimpin Dr. Jan Shifren, seorang profesor obstetri ginekolog serta ahli biologi reproduksi di Harvard Medical School. Shifren yang juga menjabat direktur Vincent Menopause Program di Massachusetts General Hospital, Boston, melibatkan hampir 32 ribu responden wanita berusia 18 tahun ke atas.
Secara keseluruhan, sekitar 43,1 persen responden mengaku mengalami beragam problem seksual. Sebanyak 39 persen mengaku hasrat atau gairah menurun, 26 persen lainnya dilaporkan mengalami masalah dengan rangsangan, dan 21 persen di antaranya mengeluhkan soal pencapaian orgasme.
Perbedaan keluhan yang dialami, kata peneliti, juga dipengaruh olehi faktor usia . "Prevalensi tertinggi kasus disfungsi seksual terdapat pada wanita yang lebih tua, namun pengalaman mereka tak berkaitan dengan kesedihan. Penderitaan yang sering muncul justru pada usia pertengahan, sementara wanita paling muda mencatat prevalensi terendah dari problem yang berhubungan dengan kesedihan,"
Angka yang dirilis adalah hasil penelitian yang dipimpin Dr. Jan Shifren, seorang profesor obstetri ginekolog serta ahli biologi reproduksi di Harvard Medical School. Shifren yang juga menjabat direktur Vincent Menopause Program di Massachusetts General Hospital, Boston, melibatkan hampir 32 ribu responden wanita berusia 18 tahun ke atas.
Secara keseluruhan, sekitar 43,1 persen responden mengaku mengalami beragam problem seksual. Sebanyak 39 persen mengaku hasrat atau gairah menurun, 26 persen lainnya dilaporkan mengalami masalah dengan rangsangan, dan 21 persen di antaranya mengeluhkan soal pencapaian orgasme.
Perbedaan keluhan yang dialami, kata peneliti, juga dipengaruh olehi faktor usia . "Prevalensi tertinggi kasus disfungsi seksual terdapat pada wanita yang lebih tua, namun pengalaman mereka tak berkaitan dengan kesedihan. Penderitaan yang sering muncul justru pada usia pertengahan, sementara wanita paling muda mencatat prevalensi terendah dari problem yang berhubungan dengan kesedihan,"
Tags:
seksologi